Penataan Lokasi Penyimpanan untuk Barang dengan Expiry Berbeda 

 

Aturan FEFO sebaik apa pun akan gagal bila barang yang harus diambil duluan tertutup tumpukan barang lain. Tata letak fisik gudang adalah fondasi yang sering diabaikan dalam diskusi manajemen expiry, padahal ia menentukan seberapa mudah (atau sulit) petugas mematuhi aturan. 

Artikel ini membahas prinsip penataan lokasi untuk barang dengan tanggal kedaluwarsa berbeda, mulai dari konsep dasar sampai contoh konfigurasi. Ini bagian dari panduan lengkap manajemen expiry date dan pelengkap Cara Menerapkan FEFO. 

 

Prinsip Utama: Penataan Harus Membuat Jalan yang Benar Menjadi Jalan Termudah 

Petugas cenderung mengambil barang yang paling mudah dijangkau. Jika barang dengan expiry terdekat berada di posisi sulit, mereka akan melewatinya, bukan karena malas, tetapi karena tekanan waktu. Penataan yang baik membuat barang yang seharusnya diambil duluan juga yang paling mudah diambil. 

Tiga prinsip yang mendasari semuanya: 

  • Akses selektif: setiap batch bisa diambil tanpa memindahkan batch lain. 
  • Identifikasi jelas: batch dan tanggal terlihat dari posisi petugas. 
  • Pemisahan: batch yang berbeda tidak tercampur tanpa penanda yang tegas. 

 

Satu Lokasi, Satu Batch 

Aturan paling berdampak adalah satu lokasi hanya berisi satu batch (atau satu tanggal expiry). Alasannya: 

  • Picking jadi tidak ambigu: lokasi menunjuk batch tertentu. 
  • Data sistem selaras dengan kondisi fisik. 
  • Pemeriksaan visual lebih cepat: satu label per lokasi. 

 

Konsekuensinya, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak lokasi dan okupansi gudang terlihat lebih rendah. Itu harga yang wajar bagi akurasi. Jika sesekali terpaksa mencampur, lakukan dengan aturan: batch ditandai tegas, dicatat di sistem, dan dipisahkan dalam wadah atau sekat berbeda. Risikonya dibahas di Risiko Mencampur Batch dalam Satu Lokasi. 

Pada pelacakan item-level, pencampuran bisa dikelola lebih baik karena setiap unit punya identitas. Tetapi penataan yang bersih tetap lebih cepat dan murah dioperasikan. 

 

Zonasi Berdasarkan Sisa Umur dan Fungsi 

Bagi gudang menjadi zona dengan peran jelas. 

  • Zona picking (forward pick) Lokasi barang yang sering diambil. Di sini, barang dengan expiry terdekat harus selalu yang pertama kali bisa diambil. Isi ulang dari area cadangan mengikuti FEFO. 
  • Zona cadangan (reserve) Menyimpan stok besar, biasanya pada palet. Penempatan di sini memperhatikan akses: palet dengan expiry terdekat berada di posisi yang paling mudah diturunkan. 
  • Zona near-expiry Area khusus untuk barang yang memasuki rentang peringatan, misalnya 90 hari atau kurang. Memisahkannya memberi dua manfaat: visibilitas bagi tim penjualan, dan pencegahan agar barang itu tidak ikut dipilih untuk pelanggan dengan syarat sisa umur panjang. Lihat Menangani Barang Near-Expiry. 
  • Zona karantina Untuk barang yang ditahan: kedaluwarsa, retur belum diperiksa, atau menunggu keputusan. Zona ini harus dipisahkan secara fisik dan sistem, dan tidak boleh terjangkau oleh perintah picking. 
  • Zona pemusnahan Barang yang telah diputuskan dimusnahkan ditempatkan di sini, dengan akses terbatas dan catatan jelas. Lihat Prosedur Pemusnahan. 

 

Jenis Rak dan Dampaknya pada FEFO 

Tidak semua sistem rak ramah FEFO. 

Jenis rak 

Akses 

Kecocokan FEFO 

Catatan 

Rak pallet selektif 

Setiap pallet dapat diakses langsung 

Sangat baik 

Kepadatan penyimpanan lebih rendah 

Rak flow

(carton flow/pallet flow) 

Barang masuk dari satu sisi, keluar dari sisi lain 

Sangat baik, secara fisik memaksa FIFO per lajur 

Perlu satu batch per lajur untuk FEFO 

Rak drive-in

/drive-through 

Akses terbatas, pallet tengah sulit 

Kurang, kecuali satu batch per lajur 

Hemat ruang, risiko FEFO tinggi 

Penumpukan blok (floor stacking) 

Barang di bawah tertutup 

Buruk untuk berbagai batch 

Hanya untuk satu batch besar 

Rak bin/shelving 

Akses langsung ke item kecil 

Baik 

Cocok untuk picking per unit 

 

Untuk barang berumur simpan, rak flow sering menjadi kompromi yang baik: sisi isi dan sisi ambil berbeda, sehingga barang yang masuk lebih dulu otomatis keluar lebih dulu. Namun ingat bahwa urutan masuk tidak selalu sama dengan urutan expiry, jadi tetap kelola agar satu lajur berisi batch yang terurut atau tunggal. 

 

Pengaturan Posisi dalam Rak 

Beberapa kebiasaan kecil yang berdampak besar: 

  • Label menghadap lorong dan di tinggi yang sama setiap kali, sehingga petugas tidak perlu memutar karton untuk membaca tanggal. 
  • Barang baru di belakang, lama di depan pada rak statis, dan disiplin untuk membalik urutan saat isi ulang bila batch baru ternyata expiry-nya lebih cepat. 
  • Tanda warna per rentang expiry, misalnya stiker kuning untuk barang di bawah 90 hari dan merah untuk di bawah 30 hari, sehingga masalah terlihat sekilas. 
  • Penanda tanggal pada papan lokasi untuk batch di lokasi tersebut. 

 

Tanda warna bersifat pelengkap. Sumber kebenaran utamanya tetap data sistem, karena stiker bisa lepas atau salah ditempel. 

 

Mempertimbangkan Kondisi Penyimpanan 

Penataan juga berkaitan dengan syarat penyimpanan produk: 

  • Kelembapan dan cahaya: beberapa obat dan kosmetik sensitif terhadap paparan. 
  • Segregasi produk: produk dengan bau kuat atau risiko kontaminasi silang ditempatkan terpisah. 

 

Ikuti petunjuk penyimpanan pada kemasan dan regulasi untuk kategori produk Anda, serta pedoman dari otoritas terkait seperti BPOM untuk obat, makanan, dan kosmetik. 

 

Contoh Konfigurasi Sederhana 

Misalkan gudang distributor suplemen dengan 300 SKU. Konfigurasi yang realistis: 

  • Lantai bawah rak pallet selektif sebagai area picking: satu lokasi satu batch, dengan label menghadap lorong. 
  • Level atas rak sebagai reserve: pallet disusun dengan batch tunggal per posisi; lokasi dicatat di sistem. 
  • Area near-expiry dekat dock pengiriman: barang di bawah 90 hari dipindah ke sini, ditandai kuning. 
  • Zona karantina terkunci untuk retur dan barang kedaluwarsa, dengan akses hanya oleh supervisor. 
  • Aturan replenishment: pallet dengan expiry terdekat diturunkan ke picking terlebih dahulu. 

 

Bagaimana Sistem Mendukung Penataan 

Penataan fisik yang baik perlu dukungan data: 

  • Pengarahan putaway otomatis: sistem menyarankan lokasi sesuai aturan (misalnya hanya lokasi kosong atau lokasi dengan batch yang sama). 
  • Pembatasan pencampuran: sistem menolak penempatan batch berbeda di lokasi yang sama bila diatur demikian. 
  • Pelacakan per lokasi: setiap lokasi mencatat batch atau unit yang ada, dan perpindahan terekam. 
  • Peringatan zona: sistem menandai barang yang harus dipindah ke zona near-expiry. 

 

Pada pelacakan item-level, sistem tahu persis unit mana di lokasi mana, termasuk bila pencampuran tak terhindarkan. Lihat perbandingan di Lot/Batch vs Item-Level. 

 

Kesimpulan 

Tata letak yang mendukung FEFO bukan soal rak mahal, melainkan soal prinsip: satu lokasi satu batch, akses selektif, zonasi yang jelas, dan identifikasi yang mudah dibaca. Dengan itu, jalan yang benar menjadi jalan termudah bagi petugas. 

Langkah praktis: pilih satu lorong dengan SKU berumur simpan, audit apakah satu lokasi berisi lebih dari satu batch, dan apakah label terlihat dari lorong. Perbaikan di satu lorong biasanya sudah menunjukkan dampak dan bisa direplikasi. 

Setelah penataan, langkah berikutnya adalah mengatur peringatan agar tim tahu kapan bertindak. Lanjut ke Strategi Alert dan Early Warning Expiry.

 

 

 

 

Scroll to Top